Nicholas Kurniawan

Agustus 10, 2019 0 Comments


Layaknya anak muda inspiratif lainnya, Nicholas Kurniawan membuka pintu kesuksessannya sebagai pedagang ikan hias bukan dari warisan keluarganya, namun dengan kerja keras, kerja cerdas dan tentu saja ada “key point” pendorong dia untuk sukses.

Nicholas Kurniawan, lahir dari keluarga sederhana yang sejak kecil terbiasa dengan kehidupan tidak mudah, kegagalan dan kesulitan. Dalam keterbatasan ekonomi keluarga. Awal kisah kesuksesannya dimulai semenjak ia berada dibangku kelas 2 sekolah dasar (SD). Semenjak SD dia telah membuktikan bahwa dia sangat memiliki jiwa seorang pembisnis, dibuktikan dengan ia membantu ibunya dengan menjual kue di dalam sekolah. Mulai dari jualan kecil-kecilan inilah, antusiasme Nicholas terbangun buat mencoba-coba berbagai macam usaha.

Ditengah keluarga yang serba kekurangan, Nicholas sebenarnya anak yang cerdas dan berbakat. Menjadi lulusan terbaik di SD Santa Maria Djuanda, meraih nilai tertinggi matematika sejak SMP hingga SMA kelas 1, dan aktif dalam kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler membuat Nicholas dikenal luas dikalangan teman-temannya.

Lulus dari SD nyatanya nggak bikin Nicholas Kurniawan berhenti jualan. Di masa SMP-nya Nicholas pernah berdagang jersey bola. Prinsip yang dia pegang, bisa membantu orang tua membiayai sekolah sendiri, apapun yang menghasilan asalkan halal dan bisa dijual akan dia jual.
Malahan, pria kelahiran 1993 ini pernah menawarkan asuransi. Nicholas juga pernah ikut-ikutan jualan produk dengan multi-level marketing alias MLM. Namun, usaha-usaha yang dijalankan tersebut gak ada satu pun yang awet alias mati sebelum berkembang.
Awal mula kisah sukses Nicholas berawal dari kebetulan. Dalam bisnis faktor kebetulan bahkan keberuntungan sekalipun hampir selalu menghampiri orang yang siap, sehingga tidak ada orang sukses yang datang tiba-tiba, begitupun awal sukses Nicholas di bisnis ikan hias.

Saat Nicholas duduk di bangku SMA kelas 2 , salah seorang teman baiknya memberikan sepaket ikan Garra Rufa, ikan yang biasanya banyak dijumpai di mall untuk terapi. Entah apa tujuannya, walaupun temannya tahu, Nicho bukanlah orang yang suka memelihara ikan. Kisah sukses ternyata berawal dari sini.

karena ia merasa ikan tersebut tidak terlalu berguna baginya, ia pun iseng mencoba menjualnya di Forum Jual-Beli di Kaskus. Hanya dalam hitungan jam, ikan yang ia tawarkan berhasil terjual dan masih banyak orang yang menawarnya. Melihat dari respon luar biasa dari pembeli, ia kemudian mempelajari lebih dalam tentang ikan ini. Kemudian ia tidak lupa bertanya pada temannya dari mana ia mendapatkan ikan tersebut. Dari situ ia mendapatkan supplier untuk ikan Garra Rufa yang menjadi awal mula kesuksesannya

Motivasi kuat agar bisa kuliah di Prasetiya Mulya Business School telah mendorong kreativitas dan keberanian Nicholas untuk “naik kelas” dari pedagang ikan hias mencoba menjadi eksportir ikan hias. Dunia ekspor merupakan ilmu baru bagi Nicholas.

Dunia ekspor ternyata rumit pada awalnya. Butuh usaha ekstra untuk mendalami seluk beluk cara mempromosikan bisnis, media iklan yang digunakan, mencari supplier yang baik hingga informasi tentang shipment agent termasuk didalamnya segala dokumen untuk keperluan ekspor harus dikuasai dengan baik dan juga paham alur proses yang dijalankan.

Layaknya anak muda yang melek teknologi, Nicholas memasarkan ikan hiasnya melalui website yang ia bangun dengan nama Tropical Fish Indonesia. Tropical Fish merupakan kata kunci populer bagi penggemar ikan berburu produk ikan di dunia maya.
Nicholas menyadari, makin besar skala usaha dan promosi yang dia lakukan harus didukung suplier yang baik agar arus pesanan pembeli bisa tercukupi sesuai pesanan. Ratusan praposal kerjasama dia tawarkan, dan setelah sekian lama berusaha membangun kepercyaan, banyak pemasok dari sejumlah penangkar di Pulau Jawa, Kalimantan hingga Papua menjadi mitranya.

Kesuksesan yang tercipta dan terpola dari jerih lelah dan kerja keras, membawa Nicholas Kurniawan dinobatkan sebagai peraih juara satu Nasional Wirausaha Muda Mandiri 2013 dan dikenal sebagai eksportir ikan hias sukses termuda di Indonesia. Venus Aquatics adalah brand yang diusung oleh Nicholas dalam menembus ketatnya pasar ekspor dunia yang membuat dia sukses meraup omzet ratusan juta rupiah setiap bulannya dari bisnis ikan hias.


BedAbed

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard. Google

0 komentar: